Abaikan kuliah

Kuliah

Korupsi dalam pemilu terjadi akibat biaya besar yang dibutuhkan. Ini membuat sejumlah aktor dalam pemilu memutuskan untuk berperilaku curang. Partai politik, calon kepala daerah dan anggota legislatif, dan pengusaha saling berkongkalikong untuk memenangkan pemilu. Kuliah Monitoring Dana Politik mengajak peserta untuk mendiskusikan konsep-konsep dasar tentang korupsi politik, dampak korupsi politik, korupsi terkait pendanaan partai politik serta pemilu, dan bagaimana cara mengawasinya.

Desa kini digelontorkan dana hingga Rp 1 milyar setiap tahunnya. Kebijakan UU Desa menambah besar anggaran yang harus dikelola oleh desa secara mandiri, sehingga anggaran desa menjadi rentan dengan praktik-praktik korupsi. Kuliah Pengawasan Anggaran Desa mengajak peserta mendiskusikan konsep-konsep pengelolaan pemerintahan dan keuangan desa, dan bagaimana cara mengawasi anggaran desa.

Anggaran publik sangat rentan untuk diselewengkan. Korupsi berskala besar dan kecil seringkali menjadikan anggaran publik sebagai objek. Korupsi anggaran publik marak terjadi pada tahapan perencanaan, pelaksanaan, hingga pertanggungjawaban. Kuliah Pengawasan Anggaran Publik mengajak peserta mendiskusikan korupsi dan pengawasan anggaran publik, khususnya Anggaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Deskripsi Kuliah 

Bertujuan memberi gambaran dasar mengenai korupsi serta cara pemberantasannya. Titik berat kuliah pada aspek pengetahuan dan pemahaman terutama terkait dengan konsep dasar korupsi seperti pengertian, jenis, perspektif, dan upaya melawannya. Selain itu, juga digambarkan lembaga-lembaga pemberantasan korupsi dan tindak pidana korupsi menurut undang-undang.

Persyaratan Peserta

Tidak ada persyaratan khusus untuk menjadi peserta kuliah ini.

Durasi Kuliah

Mulai Kuliah: Setiap Saat

Usaha Belajar: 30 menit/minggu selama 6 minggu

Deskripsi Kuliah

Melalui kuliah ‘Pengantar Antikorupsi Untuk Pelajar’, kami mengajak pelajar/remaja untuk mengenal lebih jauh tentang korupsi dan penyebabnya, bentuk-bentuk pidana korupsi, nilai-nilai korupsi dan antikorupsi, lembaga-lembaga pemberantasan korupsi, serta bagaimana cara agar para pelajar/remaja bisa berpartisipasi dalam memerangi korupsi. 

Persyaratan Peserta

Tidak ada syarat khusus untuk mengikuti kuliah ini. Asalkan Kalian telah duduk di bangku sekolah setingkat SMA, atau berusia sekitar antara 15-18 tahun, kalian bisa mengikuti kuliah ini. Kamu tinggal mendaftar atau sign up, Kalian langsung tercatat sebagai peserta kuliah.

Durasi Kuliah

Mulai Kuliah: Setiap Saat

Usaha Belajar: 30 menit/minggu selama 6 minggu

Deskripsi Kuliah

Bertujuan memberi gambaran dasar mengenai korupsi serta cara pemberantasannya. Titik berat kulaih pada aspek pengetahuan dan pemahaman terutama terkait dengan konsep dasar korupsi seperti pengertian, jenis, perspektif, dan upaya melawannya. Selain itu, juga digambarkan lembaga-lembaga pemberantasan korupsi dan tindak pidana korupsi menurut undang-undang.

Persyaratan Peserta

Tidak ada persyaratan khusus untuk menjadi peserta kuliah ini.

Durasi Kuliah

Mulai Kuliah: Setiap Saat

Usaha Belajar: 30 menit/minggu selama 6 minggu

Deskripsi Kuliah

Kuliah “Pedagogi Kritis dan Pendidikan Antikorupsi” ditujukan untuk para aktivis atau guru yang ingin terjun dan mendalami pendidikan antikorupsi. Kuliah terdiri dari dua bagian. Pada bagian pertama, peserta akan diajak untuk mengenal konsep-konsep pedagogi kritis dan literasi kritis. Pada bagian kedua, peserta akan diajak mendiskusikan tentang pendidikan antikorupsi dan bagaimana penerapan pedagori kritis dalam pendidikan antikorupsi. 

Persyaratan Peserta

Tidak ada persyaratan khusus untuk mengikuti kuliah ini. Akan tetapi sebaiknya telah cukup familiar dengan issu korupsi atau pernah mengikuti Kuliah Pengantar Antikorupsi. Dalam kuliah ini peserta akan berhadapan dengan tugas-tugas membaca maupun menulis.

Durasi Kuliah

Usaha Belajar: 1 jam/minggu selama 8 minggu

Deskripsi Kuliah

Kuliah ini ditujukan bagi mahasiswa atau aktivis yang hendak belajar lebih lanjut tentang korupsi. Dalam kuliah dijelaskan persoalan korupsi dari perspektif sosiologi dan bagaimana menggunakan perspektif ini dalam menganalisis berbagai kasus yang ada. Ada delapan topik yang bisa dikelompokkan ke dalam dua bagian. Pertama tentang teori-teori sosiologi terkait korupsi, dan kedua, membahas implementasi perspektif sosiologi dalam melihat persoalan korupsi di Indonesia.

Persyaratan Peserta

Tidak ada persyaratan khusus untuk mengambil mata kuliah ini. Akan tetapi kuliah “Sosiologi Korupsi” dirancang untuk mereka yang ingin mendalami lebih lanjut.

Deskripsi Kuliah

Kuliah “Pengantar Hukum dan Tindak Pidana Korupsi” ditujukan kepada para aktivis, mahasiswa, maupun masyarakat umum yang ingin memahami hal-hal mendasar tentang pidana korupsi dan penegakan hukum. Dalam perkuliahan ini, peserta diperkenalkan sekilas tentang konsep-konsep dasar dan sistem hukum di Indonesia. Sekain itu, peserta juga akan diajak mendalami hukum pidana korupsi di Indonesia, berbagai jenis tindak pidana korupsi, termasuk tindak pidana pencucian uang, serta berbagai persoalan dalam pemberantasan korupsi di Indonesia.

Persyaratan Peserta

Kuliah ini dibuka untuk siapapun yang ingin belajar lebih mendalam mengenai hukum dan tindak pidana korupsi di Indonesia. Tidak dibutuhkan latar belakang ilmu hukum bagi yang ingin mengikutinya karena kuliah ini disusun untuk kalangan umum. Secara khusus, usia minimal untuk bisa mengikuti kuliah ini adalah setingkat mahasiswa S1 pada semua angkatan dan setelahnya. Para pegiat antikorupsi sangat disarankan mengikuti perkuliahan ini.

Kuliah ini didesain supaya bisa diikuti juga oleh mereka yang belum familiar dengan kajian hukum. Tidak ada persyaratan khusus untuk menjadi peserta kuliah ini, meskipun peserta sebaiknya telah memiliki pemahaman dasar tentang persoalan korupsi. Apabila belum, dianjurkan kepada peserta untuk mengikuti terlebih dahulu kuliah “Pengantar Korupsi untuk Dewasa atau Mahasiswa.

Deskripsi Kuliah

Kuliah “Korupsi dan Kemiskinan” ini ditujukan kepada mahasiswa, aktivis, ataupun masyarakat luas yang ingin mempelajari lebih lanjut tentang kajian korupsi. Peserta akan diperkenalkan dengan pendekatan Marxian sebagai pisau analisis untuk membedah secara kritis fenomena korupsi dalam kaitannya dengan masalah sosial ekonomi yang dihadapi sebuah negara. Secara khusus, peserta akan diajak untuk mengkaji konsep tentang kemiskinan, sebab-musabab, dan pengukurannya dan menemukan relasi antara kemiskinan dengan korupsi.

Persyaratan peserta

Kuliah ini ditujukan untuk mereka yang sudah cukup familiar dengan issu korupsi dan pemberantasan  ingin mempelajari lebih lanjut tentang kajian korupsi. Bagi peserta yang belum familiar dengan kajian korupsi, dianjurkan untuk mengambil kuliah “Pengantar Antikorupsi untuk Dewasa dan Mahasiswa” dan "Sosiologi Korupsi".